Mengapa Menguap Itu Menular? Ini Penjelasannya

11 hours ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Mungkin masih banyak orang penasaran terkait alasan seseorang menguap, ternyata banyak teori menarik di baliknya. Meskipun sering dikaitkan dengan rasa kantuk, ternyata hingga kini, para peneliti belum sepenuhnya mengetahui alasan pasti mengapa seseorang menguap.

Dilansir dari verywell health, menguap biasanya ditandai dengan tarikan napas dalam sambil membuka mulut lebar-lebar, diakhiri dengan embusan napas secara perlahan. Fenomena menguap sendiri sering disebut “menular”, karena dengan melihat orang lain menguap bisa memicu orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama.

Bahkan, menguap tidak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga ditemukan pada hewan peliharaan seperti anjing yang terkadang menguap sebagai tanda stres atau sikap cuek. Menariknya, anjing juga bisa menguap hasil dari melihat manusia yang menguap di sekitarnya. 

Menguap sendiri telah terjadi sejak janin berusia 12 minggu di dalam kandungan. Menguap sebagian besar bersifat involunter, dan ketika mulai terjadi, tidak bisa ditahan. Meskipun belum ada alasan pasti terkait menguap diungkapkan, para peneliti memiliki beberapa teori untuk menjelaskan fenomena alami ini. 

Teori Menguap dan Kaitannya dengan Tubuh

Sebuah teori tertua yang menjelaskan tentang fenomena ini lahir sejak tahun 1755. Dalam teori ini, disebut bahwa menguap terjadi karena tubuh kekurangan oksigen. 

Menguap dipercaya dapat mengeluarkan “udara buruk” dari paru-paru dan meningkatkan sirkulasi di otak. Namun, ketika para ahli mengukur kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah, mereka hanya menemukan sedikit hubungannya dengan menguap. 

Meskipun begitu, menguap masih dianggap bisa membantu memperbesar kapasitas paru dan melancarkan alirah darah ke jantung, sehingga bermanfaat bagi pernapasan. Para peneliti juga meyakini bahwa menguap dapat memposisikan ulang otot untuk memperbesar saluran napas, sehingga penyebaran oksigen ke dalam organ dan jaringan meningkat. 

Selain itu, menguap juga diyakini memiliki keterkaitan dengan kesadaran. Menguap sering terjadi saat seseorang merasa bosan, mengantuk, atau melakukan aktivitas yang monoton. 

Menguap Bisa Menjaga Keseimbangan Tubuh

Selain dikaitkan dengan rasa kantuk, menguap juga memiliki fungsi lain yang jarang disadari. Salah satunya adalah membantu menyeimbangkan tekanan di telinga bagian dalam.

Misalnya mengalami tekanan udara di telinga saat dalam penerbangan atau mendaki gunung, menguap bisa membantu membuka saluran eustachius telinga, sehingga tekanan udara di telinga kembali normal. 

Sebuah teori tentang menguap juga mengungkap bahwa menguap berhubungan dengan suhu. Para peneliti meyakini bahwa menguap bisa mendinginkan otak, karena ditemukan fakta bahwa menguap lebih sering terjadi ketika suhu tubuh meningkat. 

Menguap juga disebut dapat mengurangi gejala kronis seperti epilepsi, migrain, dan sklerosis ganda yang menyebabkan suhu internal tubuh meningkat. Dengan begitu, para peneliti percaya bahwa menguap dapat berperan menjaja suhu internal tubuh. 

Alasan Mengapa Menguap Menular

Hal yang unik dari fenomena menguap adalah sifatnya yang menular. Tanpa sadar, ketika melihat seseorang menguap, kita akan ikut menguap. Bukan hanya pada manusia, penularan ini juga bisa terjadi pada hewan. 

Para peneliti menduga sifat “menular” ini berhubungan dengan empati dan kemampuan sosial, meski bukti ilmiahnya masih belum sepenuhnya konsisten. 

Menguap juga bisa muncul dalam berbagai situasi, mulai dari rasa bosan, mengantuk, hingga sebagai trik untuk “memecah” tekanan di telinga. Namun, jika frekuensi menguap terasa berlebihan, seperti menguap lebih dari tiga kali dalam 15 menit, perlu diperhatikan. 

Kondisi menguap belebihan bisa saja disebabkan oleh kurang tidur, kecemasan, atau masalah kesehatan lainnya. Umumnya, kondisi menguap berlebihan ini hanya berkaitan dengan kebutuhan tidur. 

Namun, jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, dan disertai dengan gejala lainnya, pemeriksaan lebih lanjut mungkin menjadi solusi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Foto Pilihan

Murid sekolah dasar diperiksa mulut dan giginya saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Prestasi Global, Depok, Jawa Barat, Senin (4/8/2025).
Read Entire Article